Kehamilan kembar ku...




Mencoba membuat blog.. ternyata ga gampang yaa.. secara aku harus bisa mengarang kata kata seperti pelajaran bahasa Indonesia dulu yang ada pelajaran mengarangnya..
Tapi aku coba dengan cerita kehamilanku kemarin..

Aku dinyatakan positiv hamil tgl 4 February 08 yang biasa tgl 31/1
aku dapat bulan, ternyata aku terlambat bulan..
rasanya tidak percaya..kalau aku hamil..puji Tuhan.. senang, gembira
menjadi satu..
Aku jalani kehamilanku dengan penuh semangat. Walaupun Mual & muntahku agak berlebihan, yamg biasalah dialami oleh ibu2 hamil, ditrisemester awal, yang sampai tidak bisa masuk makanan & minuman, sampai akhirnya aku masuk rumah sakit gara2 dehidrasi... Sebelum aku masuk rumah sakit, aku & suamiku berkunjung ke dokter dulu, karena memang waktunya aku harus control kehamilan yang waktu itu masuk bulan ke 3.Saat itu keadaanku memang kurang sehat gara2 muntah & mual. Aku pergi dengan suami & ibu mertua. ketika di USG dokter kaget.., ternyata ada 2 bayi yang ada diperutku.. dokter bilang " Oh ini yang buat ibu muntah2nya berlebihan ternyata ada 2 bayi buu.." aku & suami ku kaget.. Senang bingung campur aduk..akhirnya suamiku sibuk telp ke orangtua ku & Papa nya.. bersyukur & bahagia yang aku rasakan bersama suamiku..

Alhamdulillah melewati 3 bulan, mual & muntahku berhenti.
Yang tadinya aku tidak bisa makan ataupun minum, akhirnya bisa.. Yang tadinya beratku turun gara2 muntah & mual akhirnya perlahan lahan mulai naik..
Hari demi hari , berganti bulan aku rajin control ke dokter, apapun permasalahan hamil kembar aku slalu tanya, bisa dibilang kami ini cerewet untuk persoalan hamil anak kembar kami. Menginjak 6 bulan aku ganti dokter karena, dokter yang aku percaya ternyata kurang informatif,walaupun dokter ini dibilang pintar, tapi bukan segalanya buat kami, yang haus akan informasi. Aku bilang begitu karena waktu suami aku bertanya hal yang sepele, hanya menanyakan jenis kelamin anak kami , dokter itu agak marah & sepertinya tidak suka kami tanya seperti itu, padahal itu hak kami yaa,boleh bertanya apapun bukan?? Akhirnya kami memutuskan untuk ganti dokter yang informatif & tidak sensitiv. Kami menemukan dokter itu atas referensi para suster suster yang ada dirumah sakit, yang biasa kami kontrol.Tapi sebelum kami menemukan dokter itu kami survey beberapa rumah sakit, di jakarta selatan, dan mencari dokternya yang sama dengan dokter yang ada dirumah sakit yang biasa aku kunjungi. Akhirnya kami menemukan salah satu dokter yang sama dan akhirnya aku pindah ke dokter yang baru itu.

Menginjak bulan ke 7 kehamilanku, aku sudah disibukkan mempersiapkan perlengkapan bayi kembarku yang sebentar lagi akan lahir, karena diprediksi 37 minggu akan lahir lewat caesar. Yang sangat aku kagum dengan bayi kembar ku ini, bayiku ini banyak gerak, dan cepat sekali respon kalau aku elus perutku, seperti menendang2 lembut, bangga lah aku sebagai ibu yang melihat perkembangan bayi kembarku yang luar biasa. Bisa dilihat perutku sangat besar waktu itu, dan berat bayi kembarku walaupun masih dikandungan sudah mencapai 2 kg, Alhamdulillah..

Menginjak bulan ke 8 atau 32 minggu aku kontrol ke dokter, dan kata dokter posisi bayiku sudah bagus posisi 69 karena untuk lahir normal posisi ini sudah bagus, berhubung aku takut melahirkan normal, jadi dipilih caesar lah yang cukup aman. Dan kata dokter kandungan, aku sudah harus periksa satu minggu sekali..

Masuk minggu ke 33.., waktu itu aku habis beli botol bwat bayi2ku.., tiba2 ada perasaan yg aneh aku merasa botol ini tidak akan terpakai, tapi aku tepis jauh2 pikiran jelek itu.. Dan pada hari kamis tgl 21 Agustus 08, aku merasa tidak enak badan, agak kliyengan,dan aku minta ijin tidak masuk kantor, aku ingat sekali jam 11 siang aku merasa deg.. kok ga ada gerakan yaa ?? ah mungkin bayiku tidur.. aku coba elus perutku, yang biasa bayiku respon kok ini ga?? aku mulai kuatir, tapi aku tenangin diri aku sendiri, aku bilang ah nanti malam kan ke dokter..Akhirnya malam itu aku kedokter, sampai di tempat dokter, aku sendiri malah bengong, bukan bilang bayiku ga ada gerakan lg, tapi malah aku sibuk minta surat cuti melahirkan.., seperti di alihkan pikiran aku waktu itu.. subhanallah..
Paginya waktu aku berangkat kerja tiba2 perutku mules yang sangat.. seperti mau melahirkan. Akhirnya aku telepon ke dokter dan dokter menyuruh segera ke rumah sakit.. Seperti mimpi, tidak percaya dan rasanya aku mau teriak.Mungkin memang takdir anak kembar ku, yang harus pergi untuk selamanya.. yang tidak harus menunggu lahir menikmati dunia indah ini.. Ya Allah aku memang tidak tau rahasiamu.. aku tak kuasa harus tidak menolak apa yang ingin kau ambil dariku Ya Allah.. sedih yang sangat aku rasakan.. mimpi indahku hancur..Kuatkan aku Ya Allah..

** Penyebab anak kembarku meninggal
terlilit tali pusat dileher Denissa, dan tali pusat yang untuk mensuplai makanan ke Denayya tersimpul..

Untuk anakku Denissa & Denayya yang cantik2..
Walaupun kalian sudah tidak ada..
Mama sayang Denissa Denayya...
Mama kangen Denissa Denayya..
Mama pingin peluk Denissa Denayya...
Mama slalu rinduu Denissa Denayya...
Denissa Denayya slalu ada dihati Mama...